Friday, April 27, 2012

Lombok

Kuta Beach - Lombok
Gili Trawangan - Lombok

Wednesday, February 22, 2012

FOOD #2 : Fusilli with Hot Tuna

Sedikit sedih karena akhir-akhir ini nenek selalu tidak tenang, membuat saya jarang berhubungan dengan laptop. Tapi itu membuat saya jadi lebih dekat dengan nenek, beliau selalu berusaha menyebut nama saya walaupun dengan terbata-bata. Beliau juga selalu mencoba mengigit regal yang saya berikan. Air mata ingin selalu saja jatuh saat itu tetapi saya selalu menahan untuk mengeluarkannya tidak di hadapan nenek ataupun keluarga yang lain. Semoga nenek selalu sehat dan gembira :)

Walaupun di awal saya membicarakan hal yang sedih, bukan berarti saya terus larut dalam kesedihan. Tercetus ide kembali saat teman saya Bashita BBM saya dan berkata,"ra, sayur yang aku makan di rumahmu aku praktekin di rumah dan orang rumah pada suka". Saat itu senang sekali dan membuat saya ingin menulis mengenai makanan yang mudah bagi teman-teman saya di luar sana untuk di praktekan. 
 
Fusilli with Hot Tuna. Resep ini asalnya dari teman kos saya sewaktu saya masih kos di Yogyakarta, bahan yang nanti di gunakan bisa di ubah sesuai dengan kesenangan anda. Makanan ini selalu saya masak di kala saya sedang kelaperan dengan anak-anak kos yang lain. Btw, saya selalu kangen suansana masak di kosan. Walaupun selalu heboh dan berantakan dan rasa yang campur aduk, selalu saja enak untuk di makan.Hehe..

Bahan : Fusilli (bisa diganti dengan spaghetti,atau yang lain), tuna kaleng (di supermaret tersedia berbagai jenis, kalau saya suka yang spicy), bawang bombay, bawang putih,saus tomat,saus sambal, merica, oregano, cabe rawit, dan tomat segar.

*untuk ukuran bahan maaf sekali saya tidak bisa mengukur secara tepat dan lebih suka pakai perkiraan :)

Cara pembuatannya :
1. Rebus fusilli sampai empuk (kalau di TV suka dibilang, sampai aldente),berikan sedikit garam atau olive oil agar lebih gurih. Setelah matang tiriskan dan berikan mentega atau es batu agar tidak lengket.
2. Tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum
3. Masukkan tuna kaleng hingga tercampur rata
4. Masukkan fusilli yang telah di rebus dan aduk merata
5. Tambahkan garam,merica,oregano,cabe rawit yang telah di potong, saus tomat dan saus sambal.
6. Terakhir masukkan tomat segar dan aduk merata
7. Setelah matang lalu dihidangkan

Cukup mudah kan untuk di coba, apalagi kalau sedang kelaperan dan tidak punya waktu banyak. Enjoy to try!

Tuesday, February 7, 2012

Heaven



I tried instant-touch for my picture in my iPad. Sebenarnya saya cuma coba-coba, but forget about the instant-touch thingy. Pertama kali kalian liat foto di atas, apa yang ada di pikiran kalian? Risoles? Lumpia? Gorengan? Hmmm..

Ok! Let me tell you something! 

Foto di atas memang lumpia, tapi beda dengan lumpia semarang atau lumpia yang biasa di jual sama abang-abang gorengan. Kulitnya lebih lembut, gak keras sama sekali ditambah dengan tepung roti yang terbalut di setiap sisinya. Kalau di makan bunyinya kreesss.. renyah banget. Biasanya lumpia isinya ayam atau rebung atau apa saja yang gurih (setau saya). Tapi lumpia yang ini beda banget, Durian, seperti yang kita tau durian itu manis, legit, lembut di dalam mulut. 

Pertama kali cobain agak aneh karena ada rasa antara gurih dan manis, tapi setelahnya yang bisa saya deskripsiin Enaaakkkkk bangettt!!!! Bikin nagih banget tiap makan satu pengen habisin semua, agak rakus ya sepertinya?Haha..  Satu porsi isinya cuma tiga, karena saat itu saya makan sama keluarga saya yang dimana ayah dan ibu saya tidak di perbolehkan makan terlalu banyak, jadi porsi mereka saya yang makan.Haha. 

Sejujurnya sedikit gak pede kalau bahas soal makanan masih bingung cara mengutarakannya, but i try my best!  Buat yang mau coba LUMPIA DURIAN ini, silahkan coba di I-ta Suki, setau saya ada beberapa cabang salah satunya di Senayan City.
Silahkan Mencoba :)

Thursday, February 2, 2012

Cheer Up

Thanks to my brother for this :
Strawberry Pie by Marché
Fresh Strawberry with cream ini enak banget dan bisa jadi salah satu rekomendasi dessert yang mau makan di Marché. Manis dan sedikit asam karena strawberry, kulit pienya enak banget dengan lapisan coklat yang ada diantaranya. Mungkin ada yang bertanya-tanya kenapa blog saya jadi bertema makanan, bukan karena saya mau jadi chef atau sedang senang menonton serial tentang makanan. Namanya juga wanita, walaupun selalu bilang nggak bisa masak, tapi pasti suka makan kan? dan saya termasuk yang suka mencoba makanan baru dan mencoba menerka apa yang ada di dalamnya. 

Btw, Happy February everyone!!

Thursday, January 19, 2012

FOOD #1 : Spicy Calamari

Spicy Calamari
Setelah sekian lama akhirnya membuka blog dan menulis kembali. Sedikit sharing tentang menu makanan yang bisa kalian coba di rumah, mudah dan bahannya pasti ada.

Bahan : Cumi-cumi segar, jeruk nipis, garam, bawang putih, kecap manis, saus sambal, saus tomat, dan merica

Cara buatnya juga mudah :
1. Lumuri cumi-cumi dengan jeruk nipis dan garam, didiamkan
2. Goreng setengah matang dahulu cumi-cumi, lalu tiriskan
3. Tumis bawang putih hingga harum, lalu masukkan cumi-cumi
4. Masukkan saus tomat, saus sambal, kecap manis, garam dan merica secukupnya
5. Berikan air sedikit, tunggu hingga air mulai meresap
6. Setelah matang lalu hidangkan.

Untuk berapa banyak bisa dikira-kira, karena saya belum ahli dengan takaran, lebih banyak menggunakan perkiraan, dan jangan takut untuk memasukkan bumbu. belajar bisa saja salah kan? Masak sebenanrnya bukan pengalaman yang pertama buat saya, selama hidup mandiri semasa sekolah saya lebih sering memasak kalau sedang bosan dengan makanan sekitar. Lagipula lebih bersih dan terjamin.
Spicy Calamari ini saya ambil dari salah satu buku resep makanan yang ibu saya punya, beruntung punya ibu yang suka mengumpulkan berbagai resep makanan jadi bisa coba-coba deh..Next menu nanti bakal saya post lagi di blog, yang gampang dulu kali yaa.. :)

Sunday, May 8, 2011

Friends of Mine NOW

Pagi ini disambut dengan matahari pagi yang memunculkan cahayanya diantara korden kamar saya, dengan kaget saya pun terbangun. Hal yang pertama kali saya lakukan saat bangun pagi adalah melihat Handphone dan menyalakan TV dengan berbagai tayangan infotainment. Ritual kamar mandi pun saya lakukan, setelahnya saya duduk terdiam mencari HP dan ternyata ada Blackberry Messenger (BBM) yang dikirim ibu kemarin, tapi saya hanya membaca sekilas karena sedang menyetir menuju kampus.
Ibu : "Halo sayang sedang apa? Hari ini mama gak masuk kantor karena males dan cape"

Jangan heran kalau ibu saya memang sering memangil dengan kata "sayang", itu salah satu ungkapan perasaan yang dia miliki. Curhat? ya, saya termasuk anak yang paling sering curhat dengan ibu, cerita banyak hal tentang kehidupan sehari-hari dan ibu saya juga orang yang selalu menceritakan segala sesuatu yang dilakukan baik itu via SMS, BBM atau telepon. Kalau bisa dibilang orang yang paling dekat dengan saya saat ini hanya ibu saya, walaupun kami hanya bisa berkomunikasi via teknologi canggih. Sekitar 2-3 bulan saya belum pulang kerumah, karena keputusan saya sendiri, tapi ibu dan ayah sudah bolak-balik Jakarta-Yogyakarta-Solo-Jakarta bukan hanya karena pekerjaan kantor tetapi karena keinginan mereka untuk bertemu saya. Terharu. Melihat anaknya yang tinggal sendiri di Yogyakarta yang kata banyak orang kota yang mempunyai banyak kenangan, Ibu selalu mengirimkan saya berbagai teman untuk menemani saya, jika saya sedang sibuk dan tidak sempat untuk pergi kemana-mana. Mari saya perkenalkan teman- teman saya,


Arabian Chocolate - Dikirim Ibu, setelah kepulangan Umroh.

Japan's Chocolate - saya beli sendiri waktu di Jepang, tapi di kirim Ibu saat saya bilang saya pengen coklat yang ada di rumah.

NB : Sedang Berpikir, apa lagi yang akan dikirim Ibu ke sini.

Tuesday, March 29, 2011

Belajar Dari Jepang

Setelah kejadian gempa dan tsunami yang melanda Jepang beberapa minggu yang lalu. Benar-benar mengingatkan saya sewaktu punya kesempatan untuk mengunjungi Jepang di tahun 2010. Sangat sedih melihat beberapa tempat yang saya kunjungi waktu itu turut terkena dampaknya. Tapi saya sangat terkesan sekali sewaktu melihat mereka benar-benar negara yang sudah siap dengan kejadian tersebut. Banyak saya dengar dan baca bahwa masyarakat Jepang sudah sangat sering melakukan latihan rutin untuk menghadapi bencana seperti itu. Seperti yang kita lihat di TV, mereka sangat tegar dan tetap menjalankan aktivitasnya dengan membantu para masyarakat lain yang masih memerlukan bantuan.

Banyak hal yang perlu kita pelajari dari Negri Sakura itu, 1 hal yang paling saya ingat sewaktu saya disan dan melihat masyarakat jepang. Mereka sangat suka sekali membaca, baik itu di Kereta atau sekedar di jalan sewaktu menunggu. Walaupun apa yang dibaca mereka bukan bacaan berat tapi mereka terbiasa dengan membaca. Mungkin itu yang membuat orang dan masyarakat di sana menjadi masayarakat yang pintar dan jenius. Sedih rasanya saat melihat kondisi itu, karena banyak sekali terkadang kita sebagai masyarakat Indonesia yang merupakan negara besar sangat jarang sekali mempergunakan waktu untuk membaca. Apalagi kalau melihat banyak adik-adik kita di pelosok Indonesia yang sangat ingin menimba ilmu tetapi tidak mempunyai biaya, padahal dengan kita bisa menyumbang buku untuk mereka, mereka dapat menimba ilmu walaupun hanya dengan membaca buku.

Waktu kecil saya termasuk anak yang paling suka diajak ke Toko buku, dan buku yang paling sering dibelikan oleh ibu saya adalah buku cerita rakya dengan beberapa cerita yang berasal dari beberapa daerah dari Indonesia. Ibu saya dan ayah saya termasuk orang yang paling mendukung sekali hobi membaca saya sewaktu kecil. Sampai-sampai setiap Ibu pulang dari kantor selalu membelikan saya buku cerita yang menarik dengan bahasa inggris yang beliau beli di kantor. Kalau diingat-ingat lucu juga hobi saya yang satu itu. Sampai pada saat SMP-SMA saya sangat sering membeli buku, tapi ibu selalu membatasi karena jika tidak bisa-bisa saya tidak belajar karena saat itu saya mulai hobi membaca novel. Akhirnya saya membeli buku setiap akhir pekan atau saat libur sekolah. Ada hal yang paling lucu tentang hobi membaca buku saya, Ibu sempat bingung pada saat liburan sekolah saya tidak diajak pergi karena kesibukan yang akhirnya selama 2 minggu harus berdiam di rumah, akhirnya Ibu mengajak saya ke toko buku dan saya membeli beberapa buku sekitar 2-3 Novel lumayan tebal. Tidak lebih dari seminggu buku itu habis saya baca dan Ibu saya malah bingung karena saya mulai bosan di rumah.

Bercita-cita boleh kan ? saya ingin sekali bisa membuka tempat les bahasa inggris gratis untuk anak-anak kurang mampu dan membuka perpustakaan gratis. Sempat berbicara dengan Ayah, tapi hanya menjadi pembicaraan kami berdua saja. Semoga saja suatu hari nanti cita-cita saya bisa terkabul. amin.

Dibawah ini bisa dilihat beberapa foto sewaktu di Jepang 2010 saya melakukan short trip dengan Annisia Dwi Baehaki.



Harajuku

Sedikit lupa ini dimana antara Shibuya atau Shinjuku


Tokyo Tower




Akihabara

Wednesday, February 23, 2011

Another Family

Kemarin saya datang keacara wisuda teman kos (Mbak Caca dan Mbak via) bersama dengan Emil, karena sebagian banyak anak-anak kosan tidak bisa datang. Sedikit membingungkan karena saya dan Emil mempunyai kepentingan di kampus masing-masing, tapi dengan berbagai pertimbangan kami berdua tetap memutuskan untuk datang ke acara wisuda mereka berdua.

Ramai. Yup karena ini wisuda dua periode jadi banyak sekali oarang diaman-mana yang membuat saya dan emil menjadi kebingungan saat mencari Mbak Caca dan Mbak Vina. Sedikit lega sewaktu bisa bertemu dengan Mbak Caca, tapi kita bingung dimana Mbak Vina. Saya dan Emil sudah siap dengan seikat bunga yang kita siapkan sebelum bertemu (beli di GSP juga sih) karena tidak ada waktu lagi. Faktanya, ternyata kalau wisuda itu yang datang bukan hanya kedua orang tua, tapi seperangkat keluarga besar yang membuat jadi keadaan berubah menjadi sangat ramai. Mungkin karena bangga dan bahagianya keluarga besar hingga membuat mereka semua datang ke acara tersebut.

Terharu. Waktu akhirnya bisa bertemu dengan Mbak Caca dan Mbak vina, perasaan sedih, senang, bangga, atau pun bahagia bercampur menjadi satu. Semua itu karena saya sendiri sudah tinggal bersama mereka hampir 3 tahun, senang - sedih bersama, apapun yang sedang mereka kerjakan dan lakuin dan setelah itu kita harus pisah. Selain itu, sedih banget melihat beberapa temen yang juga udah lulus, dan mulai berpikir kapan saya akan lulus. Ada beberapa hal yang membuat saya terharu selain meliah teman-teman saya. Melihat keluarga dan orang tua para wisudawan dan wisudawati yang mengantarkan, sungguh sangat bangga melihat anak-anak mereka sudah menjadi sarjana yang menjadi cita-cita semua orang tua di dunia ini. Ada juga melihat para wisudawan atau wisudawati yang harus berangkat naik motor dengan keluarganya, atau naik bis membandingkannya dengan yang diantar dengan mobil mewah dan tidak merasakan panasnya terik dan baju toga itu. Jujur saat itu juga saya sedih dan sempat berpikir apa yang ada di hati mereka, hanya suatu kebahagiaan yang tidak terkira.

Memang setiap ada yang pertemuan pasti ada perpisahaan, tapi semoga perpisahan itu bukan sebagai suatu ajang menjadi semakin jauh. Semua itu terbukti dari tempat kos saya, walaupun sudah bergonta-ganti penghuni tetapi kami sebagai para penghuni tetap saling menghormati dan sering sekali bertemu. Kalau sudah saling berkumpul satu sama lain, benar-benar tidak berubah yang namanya teriak-teriak, saling ejek, atau tertawa bersama suansana tetap menyenangkan.

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Monday, February 21, 2011

Not The End Of My Holiday

Udah sekitar 1 bulan berhenti menulis blog, karena banyak hal yang perlu dilakukan. Terlebih lagi adalah urusan kampus yang birokrasinya panjang. Anyway, banyak hal yang pengen di tulis di blog ini sebenarnya. Kalau ada yang tanya sebenarnya isi blog saya itu tentang apa, saya sendiri juga bingung menentukannya. Tapi yang pasti saya ingin blog saya bisa jadi inspirasi para pembaca.

"Film Hollywood gak masuk indonesia lagi"

Sejak dengar kata-kata itu kaget banget, berarti akan semakin banyak yang namanya pembajakan film, pengangguran karena kebangkutan dan banyak masalah lain yang akan berpengaruh dengan kegiatan perekonomian negara kita. Bahasa saya terlalu berat rasanya, tapi semua itu benar karena boleh dibilang industri perfilman itu salah satu hiburan yang paling mudah di jangkau. Kalau dihitung-hitung cukup murah untuk dinikmatin sendiri, bersama teman atau keluarga. Bukan ini yang sebenarnya jadi bahan utama yang akan saya bahas disini, ini hanya untuk informasi saja kalau sebenarnya banyak sekali masyarakat yang menyayangkan hal tersebut.

Tapi sebagai masyarakat indonesia kita jangan patah semangat dulu, walaupun ada masalah seperti diatas kita harus mulai berpikir lagi kalau sebenarnya banyak tempat lain yang bisa kita jadikan tempat rekreasi. Jadi bukan hanya Mall dan Bioskop, yuk kita memutar otak apa aja sih yang bisa di jadikan tempat rekreasi.

Berhubung saya tinggal di Jogja, yang notabane adalah kota wisata, dan salah satu kota liburan di Indonesia. Yang namanya tempat untuk jalan-jalan disini benar-benar gak habis-habis, mungkin itu yang banyak orang bilang "gak pernah bosen jalan-jalan di jogja". salah satu tempat yang saya kunjungin adalah Candi Ratu Boko,salah satu candi yang letaknya tidak jauh dari Candi Prambanan, dan sangat terjangkau tempat dan biaya yang dikeluarin buat masuk ke sana. Sewaktu di perjalanan saya sempat salah tempat parkir, ternyata pintu masuknya masih jauh sekali, tapi sama sekali sesuai dengan apa yang bakal kita liat di sana.

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Selain itu, ternyata di Jogja sendiri masih banyak sekali pantai yang bagus dan bersih. Kali ini pantai yang ada mirip sekali seperti di Bali, tanpa kita harus ke Bali pastinya. Tidak begitu ramai, dan kita bisa menikmati semilir angin dan es kelapa muda sambil duduk di pinggir pantai. Mungkin bisa di bilang saya salah satu orang yang telat untuk ke pantai-pantai itu, karena memang saya baru ada waktu untuk pergi kesana. Waktu yang di tempuh juga cukup lama, sekitar 2 jam itu saja sudah menggunakan mobil. Jalan yang berliku-liku membuat saya sedikit mual karena memang pada saat kesna kondisi badan tidak sehat. Akhirnya saya tidur di perjalanan dan pacar saya harus sendirian menyetir sepanjang perjalanan. Saat sampai disana saya sangat puas dengan pemandangan pantai yang benar-benar masih sangat bagus dan bersih.Sayang sekali waktu yang tersisa cuma sebentar karena pacar saya harus kembali ke Solo, sehingga saya hanya bisa menikmati 2 pantai yaitu, pantai Krakal dan Kukup. Walaupun begitu saya benar-benar senang bisa kesana dan tahu keadaan yang sebenarnya disana. Bisa jadi bahan cerita keluarga dan teman-teman yang ingin berlibur di Jogja. FYI, masih banyak banget pantai di sekitarnya yang belum sempat saya kunjungi.

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Dari cerita saya ini, ternyata masih banyak kan tempat yang bosa dikunjungi kalau kita mau berlibur dan menghilang sebentar dari hiruk pikuk kota. Jadi walaupun banyaknya fasilitas hiburan yang ditutup, kita masih bisa menikmati fasilitas alam yang ada juga kan?

Photobucket
Salah satu foto saya karena mual di perjalanan berubah deh..

Tuesday, January 25, 2011

Creative or Not?

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Seoul, South Korea
2010

Celoteh Di kala Hujan Mengguyur

Hujan deras mengguyur Jogja di sore hari, tiba-tiba terdengar dua orang teman sedang berbincang di luar kamar saya. Saya pun mengikuti keluar dan ikut berbincang bersama, kita samarkan saja E dan Mbak M (disamarkan tapi gampang ditebak).

E : Duh, bingung deh mau ngapain?
Mbak M : Ya udah sana pergi aja..
E : Aku pengen ke laundry-an.
Mbak M : Kalau gitu ak nitip GARAM dong..

Hening sejenak ...

Bukan hanya saya yang bingung, Apa hubungan antara garam dan laundry, mungkin yang tau hanya Mbak M dan E.

Monday, January 24, 2011

Surakarta (Januari, 2011)





Lunch with Housemate



Broccoli with garlic by me


Onigiri by me


Chicken garlic by Mbak Mundi

It's been 2 weeks in Yogyakarta to complete all my things to be an active student again in my University. Now, my housemate prefer to cooking at dorm to buying some food from outside. So i thing it will be better if i cooked together. This posting is not necessary, i'm just writing while waiting someone who still had vacation. I forget we still had dessert, i will post the picture later.

Saturday, January 8, 2011

Early Birthday for me

Waktu di Seoul sempet beli Puzzle, karena dari kecil saya memang suka sekali dengan bermain puzzle. Pengennya beli yang gede banget tapi takut koper tidak muat dan menimbang-nimbang harga. Akhirnya, beli puzzle yang sedang dengan harga sesuai. Disana tidak banyak pilihan gambar dari Disney, tapi karena saya suka dengan Mickey and Friends saya beli yang Mickey. Untuk masalah tema gambar saya tidak terlalu memperhatikan yang seperti apa.

Di hari kedua di Indonesia, setelah badan mulai enakan karena sempat drop sewaktu sampai saya pagi-pagi membuka puzzle saya dan mulai membuat dengan semangat. Sekitar 3 - 4 jam saya hanya terdiam membentuk gambar puzzle hingga menjadi gambar yang sangat lucu. Secara tidak sadar teryata tema gambar yang saya buat itu adalah ulang tahun, ada cake dan lilin. Ibu saya yang membantu saya membuat puzzle bilang "hahaha ini adek beli sekalian buat ulang tahun ya?" saya ikutan ketawa, karena benar-benar tidak direncanakan sebelumnya (FYI : ulang tahun saya besok rabu).

Photobucket

Photobucket

Photobucket
masih seper-empat jadi

Photobucket
Akhirnya jadi setelah 3 jam

Photobucket
one of my favorite

Wednesday, December 29, 2010

Semacam Jalan Kehidupan

Minggu ini adalah minggu terakhir saya di Seoul, South Korea setelah menjalani exchange selama 4 bulan. Saya akan menghabiskan akhir minggu ini dengan Ibu, senang rasanya bisa menghabiskan akhir 2010 bersama beliau. Tidak terasa tahun 2010 sudah hampir berakhir, tetapi saya merasa masih banyak cita-cita yang belum saya lakukan di tahun ini. Memang manusia itu selalu tidak pernah puas dengan apa yang dilakukan, tapi dengan begitu kita akan terus bersemangat menjalankan apa yang jadi cita-cita kita.

Tahun depan saya sudah 21 tahun, rasanya takut sekali mencapai umur itu, belum siap rasanya. Karena semakin tua semakin banyak tanggung jawab yang harus saya lakukan. Sedangkan saya sendiri belum siap, tapi apa daya saya harus menjalankan semua itu. Kalau membicarakan tentang resolusi di tahun 2011, saya sendiri belum ada rencana yang harus di lakukan di tahun itu. Buat saya rencana di tahun depan bukanlah hal yang harus "di umbar" karena jika kita tidak bisa melaksanakannya itu akan menjadi sebuah hutang di tahun setelahnya kalau kita tidak bisa menjalankannya. Membicarakan tentang semua itu saya jadi ingat satu kata dari teman-teman saya dan pacar saya sendiri "KONSISTENSI". Yuuupp,, kata itu mudah untuk diucapkan tetapi sangat sulit untuk dilaksanakan.

Tidak ada salahnya kalau kita bisa belajar sebuah konsistensi karena itu sangat penting di dalam suatu kehidupan. Dalam suatu situasi kehidupan terkadang kita harus bisa melakukan hal itu, tidak mudah karena dapat menentukan kehidupan kita selanjutnya. Saya jadi teringat sesuatu membicarakan hal ini (baca : KONSISTENSI). Sewaktu saya berulang tahhun ke 17, ayah dan ibu saya pernah bilang sesuatu, "sekarang kamu sudah besar dan bisa menentukan mana yang benar dan mana yang salah " hanya dengan kata-kata itu saya bisa melihat bahwa orang tua saya mengajarkan saya sebuah konsistensi dalam hidup. Dimana jika kita bisa menentukan itu salah atau benar dan kita tetap menjalankannya, berarti kita sudah melaksanakan sebuah konsistensi dalam hidup.

hahaha... sebenarnya saya menulis semua ini karena sedang tidak ada idde untuk menulis dan saya tidak bisa tidur, sambil menonton bola (live streaming). Disini saya hanya ingin share tentang salah satu hal yang ada di dalam sebuah kehidupan. Tapi sejujurnya saya gak yakin apa yang saya tulis ini sesuai atau tidak yang terpenting siapapun yang membaca semoga bisa pelajaran. Bahwa sebuah konsistensi itu sangat penting dalam menjalankan kehidupan. Inti yang dapat saya ambil adalah konsistennsi itu semacam jalan kehidupan.

Saat ini pacar saya sedang sakit, terlebih lagi dia sedang UAS. Semoga saja besok sembuh dan bisa menjalankan ujian dengan lancar.Amin

Wednesday, December 22, 2010

Happy Mother's Day


Ibu (Beijing, 2010)
Hari ini Hari Ibu...

Hal pertama yang ada dipikiran saya sewaktu saya ingat kalau hari ini adalah Hari Ibu adalah ingat masa kecil saya. Saya termasuk anak yang manja, yang tidak bisa lepas dengan ibu dari semenjak kecil. Tapi ayah saya termasuk orang tua yang tidak mau anaknya harus selalu tergantung dengan orang tua. Karena ayah saya tidak ingin nantinya jikalau saya sudah besar saya tidak bisa tinggal jauh dari orang tua, dan itu sangat tidak baik. Oleh karena itu, dari kecil saya dilatih di tinggal keluar kota oleh ayah dan ibu, naik pesawat berdua dengan kakak dari Banjarmasin ke Jakarta untuk liburan di mana saya baru kelas 3 SD dan kakak saya SMP kelas 1, dititipkan ke tante saya sewatu kedua orang tua saya tidak bisa secara berbarengan mudik ke Solo dari Jakarta. Masih banyak lagi pengalaman kecil saya dimana saya harus berani untuk jauh dari orang tua.

Tapi entah kenapa saya mungkin bisa jauh dengan orang tua, tapi saya termasuk wanita cengeng kalau harus tinggal jauh dan lama dari Ibu, sampai - sampai saya selalu di telepon setiap harinya, atau hanya sekedar menulis sms dan menanyakan kabar dan sedang apa. Mungkin kalau ada yang liat mereka akan merasa risih, tapi saya tidak. Ada beberapa hal yang paling mengharukan bersama Ibu :

Pindah ke Jogja untuk kuliah
Pindah ke Jogja adalah salah satu hal yang paling mengharukan, bayangkan saja semenjak kecil hingga lulus SMA saya tidak pernah yang tinggal jauh dari orang tua. Di mana saya harus bisa berangkat ke kampus dengan kendaraan sendiri, cari makan, mengatur segala sesuatu yang ada sendiri. Ibu saya sempat khawatir karena saya termasuk anak yang susah sekali makan dan tidak suka dengan hal yang ribet tapi untungnya semua berjalan lancar hingga saat ini saya bisa mengatur hidup saya dan bisa menjalankan kuliah dengan baik.

KKN
Hahahah.. Di saat ini Ibu saya paling panik, saya harus KKN di daerah Kulon Progo dimana kehidupan yang nantinya saya jalankan itu sangat berbeda dengan kehidupan di Jogja. Sampai-sampai Ibu saya dua kali mendatangi tempat desa yang saya tinggali. Saking ingin taunya keadaan desa dan lingkungan disana. Enaknya selalu dikirimi makanan, jadinya saya tidak perlu membeli makanan lagi. Bukan saya saja yang senang, teman-teman yang satu pondokan dengan saya juga jadi senang karena banyak makanan berlimpah.

Exchange Ke Korea
Ini juga termasuk hal yang mengharukan, Semenjak KKN saya hanya bertemu dengan ibu saya dua kali, dan setelah KKN saya harus pergi. Bayangkan saja waktu itu saya ingin sekali menangis tapi saya tidak bisa karena saya juga tidak ingin melihat Ibu saya menangis. Dari mulai berberes - beres pakaian dan barang-barang Ibu saya tidak merasakan kesedihan. Sampai akhirnya sewaktu di Bandara, Sewaktu saya peluk, tidak tau kenapa Ibu saya menangis sambil berbicara "Jaga diri baik - baik ya nak". Saya tidak menangis atau apapun, tapi saat di pesawat saya mulai meneteskan air mata karena tidak bisa membendungnya.

Operasi
Ibu saya harus menjalanakan operasi batu ginjal, sekitar 2 bulan yang lalu. Hal yang paling menyedihkan adalah karena saya tidak bersama Ibu saya dan tidak bisa menjaga beliau di saat itu. Terlebih lagi kakak saya harus menjalankan tugas kerja di Makassar. Jadi hanya ada tante, bude dan ayah saya yang bisa menemani saat operasi berlangsung. Dari Korea saya hanya bisa kirim doa, dan menangis cemas, dan menunggu kabar dari ayah dan semu yang sedang menemani Ibu saya. Sampai akhiranya Ibu saya bisa mengirimkan pesan ke Hp saya, saya senangnya bukan main.

Itu semua sepenggal kisah sedih saaya dan ibu. Dari sekian banyak kisah sedih yang saya ceritakan banyak kisah menyenangkan yang saya lakukan dengan Ibu. Minggu depan saya akan beretemu dengan Ibu saya di sini dan kami akan merayakan tahun bau bersama disini. Saya sudah tidak sabar lagi rasanya. Lalu, 2 mianggu lagi saya akan pulang ke Indonesia dan akan segera berkumpul dengan semua orang-orang saya senang sekali rasanya.

Buat temen-temen yang dekat dengan Ibu kalian, atau tiadak tinggal jauh dari Ibu, kalian harus banyak bersykur karena kalian diberikan waktu untuk menjaga ibu kalian dari dekat. Jadi buatlah ibu kalian bangga, dan senang selalu karena kita tidak akan tahu kapan kita akan berpisah. Yuk mari hari ini kita peluk ibu kita masing-masing dan ucapkan I LOVE YOU MAMA. Karena belum tentu dalam setahun kalian akan melakukan ini, walaupun kegiatan itu bisa kita lakukan setiap hari. :)

Friday, December 17, 2010

New Experience Part 2

Yup, tepat hari ini perkulihan Fall Semester di Kyung Hee University selesai. (Horraaayyyy) Walaupun saya di sini hanya sebagai Mahasiswa Exchange yang notabene mencari pengalaman dan mencoba merasakan kuliah di negri orang tapi saya disini merasa seperti menjadi bagian dari komunitas mahasiswa disini. Dimana setiap hari saya harus mengikuti kegiatan Korean Course, kuliah seperti layaknya di UGM, mengerjakan berbagai tugas dari dosen, dan melaksanakan presentasi. Susah - susah - gampang sebenarnya apalagi kalau menjalankannya secara serius pasti akan lebih mudah lagi. Jujur banyak banget pengalaman yang bisa kita dapet disini. Di mulai dari punya teman-teman baru, masalah silih berganti, dan masih banyak lagi. Pengalaman yang saya dapat disini tidak bisa dinilai dengan uang, karena ini benar-benar sangat berharga.

Selain ambil Korean Course saya juga mengambil beberapa matakuliah lain sayangnya tidak berhubungan dengan matakuliah saya di Indonesia, karena Akuntansi disini kurang begitu banyak pilihannya. Akhirnya saya mengambil mata kuliah yang berhubungan dengan Business Administration. Cukup menarik untuk dipelajari karena saya sendiri juga belum pernah mengambil matakuliah yang berhubungan dengan ini. Saya mengambil matakuliah International Marketing di kelas ini untuk para Exchange student lumayan banyak dan juga para mahasiswa asli dari Korea, enaknya kita jadi bisa sharing dan dapet teman baru lagi. Yang paling berkesan dari kelas ini adalah waktu saya harus presentasi, selama ini saya memang belum pernah melakukan presentasi dengan Bahasa Inggris, tapi ternyata hal itu bagu loh untuk ajang latihan kalau nanti udah kerja. Untuk kali ini presentasi dilakukan secara berkelompok jadi tidak terlalu repot.

Photobucket

Selain itu saya juga ambil matakuliah World Holiday and Tourism Festival mungkin agak sedikit bingung ya, matakuliah ini seru banget. Professornya tahu tentang Indonesia dan kebetulan banget anak-anak Indonesia yang ada di kelasnya ada 6 orang, jadinya dia semakin semangat menceritakan pengalamnya sewaktu di Indonesia. Di matakuliah ini sebenarnya kita banyak belajar tentang sejarah acara-acara di dunia yang terkenal, tapi selain ini kita juga di haruskan menjadi seorang marketing manager yang menjual sesuatu ke customer dengan cara presentasi di depan kelas, sayangnya bukan kelompok tapi sau per satu. Kita benar-benar belajar menjadi seorang marketing yang harus bisa menjual dengan baik. Pengalaman ini benar-benar terkesan, udah presentasi sendiri, pakai Bahasa Inggris pula yang bukan Bahasa Ibu kita.

Photobucket

Sewaktu awal kuliah saya sempat mengambil matakuliah International Manner tapi sayang saya harus drop selain nantinya terlalu sibuk, dan waktu kuliahnya kurang begitu enak. Hal yang bisa saya tangkap dari kelas ini adalah saya pernah merasakan punya dosen nyentrik. Bisa dilihat dari dandanannya yang kalau mengajar pakai jeans selain itu juga rambutnya yang paling bisa dilihat dengan gaya reggae. Sewaktu saya datang ke ruangannya untuk memberikan oleh-oleh angklung, ruangan itu benar-benar tidak mencerminkan ruangan dosen yang seharusnya, banyak barang-barang etnik, tradisional, dan yang terpenting saat saya masuk disambut dengan lagu reggae juga dari komputernya. SERUUU..

Photobucket

Tidak lupa saya juga punya dua guru yang sangat menyenangkan, guru dari Korean Course. Kelas Korean Course ini adalah kelas intensif dimana saya harus jalani setiap harinya selama 4 jam, cukup melelahkan dan benar-benar tidak gampang. Guru yang pertama mengajar masih muda, jadi kita merasa dia seperti kakak kita, yang kedua sudah berkeluarga dan punya anak, dan menganggap kami seperti anak-anaknya. Kedua guru ini benar-benra menyenangkan. Terkadang kalau kami sedang cape dengan segala rutinitas, mereka berusaha membuat suasana kelas menjadi berubah dan kami pun menjadi semangat lagi untuk belajar.

Photobucket

Photobucket
Teachers

Semoga cerita-cerita saya disini bisa jadi inspirasi untuk para pembaca. Bahwa pengalaman atau kesempatan itu tidak datang dua kali dan jangan pernah menilai sebuah pengalaman itu dengan uang. Karena pengalaman merupakan suatu suatu hal yang tidak bisa dilupakan. Walaupun saya tinggal di Seoul untuk beberapa bulan saya tetap memilih Indonesia, karena saya cinta Indonesia.